Kapan Kita Seharusnya Bertemu

Kapan Kita Seharusnya Bertemu

Cerpen: Adi Arwan Alimin Kota ini sepertinya terlalu bising. Ruang berpendingin berdinding kaca pun tak mampu meredam gemuruh jalanan yang berisi kendaraan lalu lalang, warung kopi ini berada di simpangan kota sehingga selalu ramai pengunjung. Orang-orang yang datang pun tak kalah hebohnya. Kepul asap tembakau yang berasal dari partisi bebas mengepul, menambahi keruwetan bangunan persegi panjang yang memiliki ornamen klasik....

Cerpen: Corona

Cerpen: Corona

Oleh Adi Arwan Alimin Tergopoh-gopoh lelaki paruh baya itu menjejak undakan persawahan di tepi desa. Sebuah daratan yang membujur luas hampir 30 derajat hingga di puncaknya terdapat dangau tempat warga seringkali bertemu. Lelaki itu mengatur napasnya satu demi satu sebelum mengutarakan isi kepalanya. Di bawah sana sepeda motornya di parkir, mungkin tak kuat mendaki hingga ditaruh di sisi saluran air....

Cerpen: Kindo

Cerpen: Kindo

Oleh Adi Arwan Alimin Langit-langit kamar itu seolah sebuah ruang persegi empat yang terus berbicara padanya. Tingginya kira-kira tiga atau empat meter, bukan dibuat dari ramuan tripleks atau bilah kayu yang dipernis tukang kampung sebelah. Tetapi lembar terpal berwarna biru yang direntang sambil dikerat potongan bambu agar lebih kuat dan rapih. Warna itu seperti langit berawan sebab beberapa jaring laba-laba...




error: Content is protected !!