“Sianang”, Kedai Soto Ayam Legendaris Itu

Oleh: Adi Arwan Alimin HASANAH kembali mengenang asal mula warung sotonya. Ia tak pernah menduga keputusannya untuk berumah di area yang masih sangat sepi kala itu, kini amat ramai. Hanya dibatasi dua lajur jalan, dan pagar besi, rumahnya berantara dengan…
Sirah Muhammad

Oleh Adi Arwan Alimin Siapakah lelaki di gua Hira Menanti wahyu dari langit Jauh dari Kota Makkah Sepi dalam hening menyendiri Siapa lelaki lebih pemalu dari seorang gadis dalam pingitan Kerabat, orang jauh, orang kuat, dan lemah baginya sama saja…
KPU Tegak Lurus Mengurus Pemilu

Oleh Adi Arwan Alimin Hari ini, 18 November 2018. Lima bulan efektif menuju prosesi yang amat dramatis di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019. Momentum yang akan mengubah wajah republik ini. Itu akan menjadi pertunjukan terakbar dalam realitas…
Harga Mati, Harga Hidup

Oleh Adi Arwan Alimin Puisi-puisi memenuhi udara Mengisi sisi yang bising di tepi malam Di kota-kota orang-orang menikmati perjamuan di warung-warung kopi tanpa gula. Mungkin rasa manis frasa telah hilang dari serat pikiran berkecamuk dirundung kemalangan Puisi-puisi dibacakan dari kata-kata…
Pemilih Berdaulat Negara Kuat

Oleh Adi Arwan Alimin DAULAT tak hanya berarti kuasa, tetapi juga bahagia. Dalam urusan besar Pemilihan Umum kata daya ini memiliki pengertian penting. Sebab kemampuan mengelola pilihan pada ratusan pilihan nanti di Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan bermuara pada kekuasaan…
Riwayat Bioskop Gelora dan Istana Kampung Jawa

Oleh Adi Arwan Alimin Wonomulyo, 1980-an. Ketika bioskop sedang booming di Indonesia, orang rela datang dari seluruh penjuru untuk menyaksikan tontonan dengan layar lebih lebar. Maklum di kampung-kampung, televisi yang ada masih berukuran amat standar untuk ditatapi warga selorong atau…
Senandung

Puisi : Dyah Anggraini Senandung aksaramu bertebar di kelok pelosok hingga ke kota menorehkan asa setiap insan di bumimu Banyak warna tergoreskan pada kanvas sejarahmu beribu cerita terdokumentasi bukan hanya oleh tinta surat kabar atau kabar medsos seorang bocah lugu…
Bang Ki, Doamu Telah Terjawab

Oleh Adi Arwan Alimin Doa Tuhanku Dalam termenung Aku masih menyebut nama-Mu Biar susah sungguh Mengingat Kau penuh seluruh Caya-Mu panas suci Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi Tuhanku Aku hilang bentuk Remuk Tuhanku Aku mengembara di negeri asing Tuhanku…
Rumahku Indonesia

Oleh Adi Arwan Alimin Rumahku Indonesia Berhalaman bunga-bunga Warna-warni berpelangi Kubuka jendela saban pagi Kulihat burung-burung menari Bersama kupu-kupu Rumah Indonesia Berjendela serat suku-suku Beratap cinta bangsa-bangsa Berpagar ragam agama Rumahku Indonesia Tanahnya gembur Airnya bening Rumahku Indonesia Berhalaman amat…
Suatu Pagi di Taman Makam Korban 40.000 Jiwa

Oleh Adi Arwan Alimin GALUNG Lombok, 07.30. Hamparan tanah hampir sehektaran ini sepi. Beberapa ekor sapi mengais rumput basah sisa hujan semalam. Seekor anjing kampung berlari-lari kecil menuju rimbun rumput, sedikit meninggi tak jauh dari tembok yang memagari makam. Pagi…