Bait-Bait Dingin Sajak Petang

Advertisements

Listin Wahyuni

Bait-bait sajak di cakrawala
tersaput mendung muram
selepas hujan sepanjang siang

Bait-bait yang tersedu
di beranda sunyi. tertatih-tatih ia mencium kaki Pertiwi:

“Hujan hari-hari ini
membanjiri anak-anakmu, Ibu.
Anak-anak berlumpur,
bertelanjang kaki. di bawah semburat kelabu hari
menjinjing sekeranjang
harapan. doa-doa dilarungkan menuju muasal dan tujuan

Engkau demikian rela, Ibu
menerima semua yang
mengalir, membuncah, dan mendaraskan karsaNya
Apakah itu caramu?

Ingin kucecap hangat susumu
dan kurajut rindu berjalinan
dengan helai putih rambutmu
lalu kusemat dengan mutiara
yang masih bertebaran
di sepanjang rumah kita
jadi selimut hangat. dekap
anak-anakmu erat. dingin
dan beku meringkus kami
demikian rapat. hingga diam
pun, menjadi cela dan hujat

Ya, dingin dan beku, Ibu

hampir pecah tumakninahku”.

Depok, Januari 2019

Share this post

Post Comment