Gempa, Moyang Kami Menyebutnya “Linor”

admin
Advertisements

Oleh Adi Arwan Alimin

Ia bagian dari ratusan keluarga di Tinambung yang mengungsi ke Wonomulyo. Masih duduk di bangku sekolah dasar ketika itu. Sebagai anak kecil, benaknya tak dipenuhi pengetahuan apapun tentang apa yang sedang terjadi, kecuali tanah yang berguncang hebat, hingga orang-orang harus berjalan sambil merangkak. Syukur salah satu saksi gempabumi atau linor tahun 1967, atau 1969.

Warga yang hijrah itu mengular dengan membawa harta benda seadanya. Orang-orang tua atau yang berumur lanjut diangkut truk milik Puaq Becce yang saban hari mengambil rute dari Wonomulyo ke Majene. Juga ada bendi atau dokar tapi itu amat terbatas. Hingga ribuan pasang kaki harus berkonvoi lebih jauh dari Tinambung.

Setelah menempuh jarak 30-an kilometer, orangtua Syukur, yang berasal dari Camba-Camba, Tinambung akhirnya berhenti tak jauh dari masjid Merdeka Wonomulyo. Rumah ibadah yang disebutnya ikut runtuh pascalinor penghujung 1960-an. Kehadiran penyingkir ini, juga bagian dari asal mula, mengapa kawasan di belakang Warung “Muncul” Sidodadi itu, dinamai Kappung Camba-Camba hingga saat ini.

Kepada penulis Syukur yang kini berumur 60-an mengisahkan itu di lorong Camba-Camba, medio Oktober lalu. Itu sekelumit ingatan yang dipaparkan setelah ia tahu, pekan sebelumnya penulis baru saja dari Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang dilanda gempa-tsunami.

Apa yang berbeda dengan kita hari ini? Bahwa mereka dahulu tidak memiliki kemampuan atau pengetahuan mitigasi terhadap bencana, apalagi aplikasi BMKG seperti yang dimiliki hampir semua pemilik telepon cerdas itu. Meski demikian semuanya, (kita) tetap dalam suasana kontingensi atau di luar batas kepastian dan pengetahuan tentang apa yang bakal terjadi.

Next Post

Putu Karoro atau Kaqdaro

Jenis kuliner ini sering dicari banyak orang. Kue khas Mandar yang sudah jarang ditemukan, tapi masih sering dijumpai di kesempatan tertentu. Penulis menikmatinya di Galung Lombok, Tinambung, Polewali Mandar, Sabtu 10 November 2018. Perlu keterampilan tersendiri dalam membuat putu kaqdaro, atau putu karoro ini. Rasanya amat berbeda bila dikukus dalam […]

Subscribe US Now