Category: Humaniora

Home » Humaniora
Liburan yang Mencemaskan
Post

Liburan yang Mencemaskan

Oleh: Adi Arwan Alimin Tahun-tahun lalu liburan selalu menyenangkan bagi banyak orang. Itu dulu. Sebab vakansi yang panjang akhir tahun ini yang mungkin dikemas dalam kondisi pandemi justeru mencemaskan, terutama warga yang didatangi di ribuan destinasi di tanah air. Dalam beberapa hari ini ruas-ruas jalan amat lengang. Orang telah pergi penuh bungah. Sebagai pembanding jumlah...

Hamid, Petani dari Musim Covid-19
Post

Hamid, Petani dari Musim Covid-19

Oleh: Adi Arwan Alimin Sabtu antara pagi menuju siang, tetangga saya pak Hamid, sering juga memanggilnya ustadz Hamid mengajak bergabung ke kebunnya. Letaknya hanya 20 meteran dari ruas Jalan Musa Karim, Mamuju, namun harus dicapai sambil menanjak. Ia bahkan membuat tangga dari batang pohon barru untuk menumpukan kaki sambil memegang tali nilon agar dapat menjejak...

Upacara Segelas Susu, dan Warung Pisang Ijo
Post

Upacara Segelas Susu, dan Warung Pisang Ijo

Oleh Adi Arwan Alimin Pagi itu saya melajukan motor dari Jalan Brawijaya, Wonomulyo. Sebenarnya tidak sangat kencang, tapi jalan yang lengang membuat rute ke Polewali pas untuk mengencangkan gas. Saya naik motor WIN milik redaksi Suara Radio Sawerigading. Newsroom media lokal ini pasca reformasi berjaringan Unesco dan KBR 68H Jakarta. Biasanya kendara ini disetir bung...

Quo Vadis di Era Media Baru
Post

Quo Vadis di Era Media Baru

Oleh Adi Arwan Alimin Media baru atau new media merupakan terminologi untuk menjelaskan konvergensi antara teknologi komunikasi digital yang terkomputerisasi dan terhubung ke dalam jaringan (internet). Topik inilah yang mengental ketika penulis menuntaskan rasa lapar di sekitar alun-alun Kota Polewali, Ahad (16/2) siang jelang sore. Ada Rudianto, Andi Rannu, Munawir Arifin (ketiganya komisioner KPU Polewali Mandar), dan Heri Dahnur Syam Ketua...

Pramuka Garuda, Andakah Elang Berikutnya?
Post

Pramuka Garuda, Andakah Elang Berikutnya?

Penghargaan Pramuka Garuda (Eagle Scout) pertama kali diperkenalkan tahun 1911 (wikipedia). Merupakan peringkat tertinggi yang diberikan dalam program Kepramukaan bagi peserta didik laki-laki maupun perempuan. Seorang peserta didik dapat diberikan setelah dianggap memenuhi syarat dan telah melewati penilaian dewan kehormatan di kwartirnya. Para Elang Pramuka ini figur muda yang dinilai memiliki kapasitas, antusiasme dalam keterampilan...

error: Content is protected !!