Pemilih Berdaulat Negara Kuat

admin
Advertisements

Oleh Adi Arwan Alimin

DAULAT tak hanya berarti kuasa, tetapi juga bahagia. Dalam urusan besar Pemilihan Umum kata daya ini memiliki pengertian penting. Sebab kemampuan mengelola pilihan pada ratusan pilihan nanti di Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan bermuara pada kekuasaan yang bakal menjadi pengendali bangsa ini.

Tagline Pemilih Berdaulat Negara Kuat merupakan ikhtiar Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia pada Pemilu 2019. Terdapat empat kata atau frasa; pemilih, berdaulat, negara dan kuat. Semua lema ini memiliki definisi dan sinonim yang membangun rekonstruksi harapan untuk kontestasi yang penuh adab dan berintegritas.

Pemilih Berdaulat Negara Kuat merupakan gerakan strategis menuju 17 April 2019, tanpa daulat hampa kualitas Pemilu. Tanpa partisipasi masyarakat yang kuat di Pemilu negara kita dalam arti luas tentu akan kehilangan legitimasi.

Manakah orang-orang yang berdaulat itu? Yakni sejumlah warga negara yang terkonsolidasi, dan para pemilih yang  berkualifikasi. Kekuasaan di tangan mereka seyogianya digunakan untuk memilih wakil-wakil mereka tanpa tekanan, tanpa politik uang. Tapi dengan kemerdekaan yang membahagiakan.

Pemilih berdaulat mengacu pada profil orang, atau yang memiliki kedaulatan penuh atas urusan pribadinya, eksistensinya di komunitas, dan peran pentingnya pada wilayahnya yang juga spesifik. Atau dapat disebut sebagai pemilih yang memiliki kemerdekaan atas pilihan tanpa pengaruh kekuatan lain di sekitarnya.

Sejauh ini KPU, di seluruh jajaran hingga adhoc Pemilu, terus mendorong peran serta masyarakat untuk mengoptimalkan peran partisipasi di Pemilihan Umum. Kita patut bergembira, antusias warga dalam rasa ingin tahu di tahapan-tahapan yang amat detail itu makin meningkat.

Next Post

Harga Mati, Harga Hidup

Oleh Adi Arwan Alimin Puisi-puisi memenuhi udara Mengisi sisi yang bising di tepi malam Di kota-kota orang-orang menikmati perjamuan di warung-warung kopi tanpa gula. Mungkin rasa manis frasa telah hilang dari serat pikiran berkecamuk dirundung kemalangan Puisi-puisi dibacakan dari kata-kata melalui bait-bait menyulam nadimu Para penyair mengeja dalam suku kata […]

Subscribe US Now