Tag: Adi Arwan Alimin

Home » Adi Arwan Alimin
Tugu Agraris Kampung Jawa
Post

Tugu Agraris Kampung Jawa

Oleh: Adi Arwan Alimin Sejak kemarin saya diberitahu, tugu pak tani di alun-alun Wonomulyo dirubuhkan seorang warga. Pada awalnya orang-orang yang melihat tidak menduga bahwa aksi solo itu ternyata bukan perintah siapa-siapa. Apalagi disuruh Camat Wonomulyo. Peristiwa yang tidak biasa itu melahirkan beragam tafsir netizen, khususnya warga kota kecil ini. Kita bisa melihatnya di linimasa...

Rindu di Bulan Juli
Post

Rindu di Bulan Juli

Oleh Adi Arwan Alimin Bukan hanya tentang Juni Bulan menitis hujan Tetapi Juli Telah menuang kisah Inilah riwayat rindu Ketika pertemuan Memagut kata Menyilang di dadamu Pernahkah kau cemburu Pada kisah memburu Saat kemarau Menjaring gelisahmu Di sini kau menoreh Luka sebagai embun Seperti hujan Dalam birama kata Mamuju, 20 Juli 2019   Ilustrasi: bola.com

Jurnalistik, dan Eksistensi Generasi Internet
Post

Jurnalistik, dan Eksistensi Generasi Internet

Oleh: Adi Arwan Alimin Rabu malam, saya bertemu 17 peserta Pengkaderan Taruna Melati II di aula serba guna Masjid Fastabiqul Khairat, Mamuju. Ada dua peserta laki-laki, 15 lainnya perempuan muda. Mereka datang dari seluruh kabupaten di Sulawesi Barat. Penulis diundang melalui Agung Hidayat Mansur, sejak Rabu sore ia mengontak agar dapat hadir pada Kamis pagi....

AIR MATA DI BUKIT TSUR
Post

AIR MATA DI BUKIT TSUR

Cerpen: Adi Arwan Alimin AKU akan bercerita mengenai persahabatan paling agung. Yang tak dapat ditakar dengan nilai apapun di bumi ini. Tiada seorang yang memilih menjadi pendamping, atau pengikut paling setia seperti kisah yang akan dituturkan. Ia seseorang yang sesunguhnya berumur lebih tua, dan lebih dikenal sebelum masa ini menjulang sebagai keemasan yang menyinari segala...

Sepertiga Malam
Post

Sepertiga Malam

Oleh: Adi Arwan Alimin : H di tepi kota Percayakah kau/ Saat gurat sepi memelukmu/ Mungkin kau tak tahu gemintang itu kilau melihatmu lelap/ Tidur dalam pangkuan malam seperti perjalananmu mencari setiap jawaban/wajahmu kuyu menuang semburat lelah/ kau telah sampai di mana sejauh ini// Tidak semua gelisah melahirkan percakapan seperti gundahmu pada hari-hari yang panjang/setiap...

error: Content is protected !!