MAKLUMAT PANGLIMA

Kepada Husni DjamaluddinOleh Adi Arwan Alimin Kuberi nama malaqbiqKata Panglima HusniItulah titahUsai ketuk belasah Melawan angkara murkaSeperti kata pendekarSelurus LopaMenjaga wahyu langit Di atas kursi rodanyaHusni Djamaluddin Sungguh mewantiTentang negeri ini Jangan sampai merayuIni bukan angpauAmatlah payahBersama air mata Husni…

Oleh Adi Arwan Alimin Mantra-mantra yang kelamMengalungi malamDi tanah purbaDitiup pada kala Bilangan telah dihitungSerapah merajaiMembilang hariApakah telah untung Siapa tahu nasibmuDalam tafsir takdirmuBerharap jauhBila membuang sauh Putika hari berpendarMenyerah pada ikhtiarPutika MandarKiranya kanvas iktibar Mamuju, 21 Juli 2019
Rindu di Bulan Juli

Oleh Adi Arwan Alimin Bukan hanya tentang JuniBulan menitis hujanTetapi JuliTelah menuang kisah Inilah riwayat rinduKetika pertemuan Memagut kataMenyilang di dadamu Pernahkah kau cemburuPada kisah memburuSaat kemarauMenjaring gelisahmu Di sini kau menorehLuka sebagai embunSeperti hujanDalam birama kata Mamuju, 20 Juli…

Listin Wahyuni Bait-bait sajak di cakrawala tersaput mendung muram selepas hujan sepanjang siang Bait-bait yang tersedu di beranda sunyi. tertatih-tatih ia mencium kaki Pertiwi: “Hujan hari-hari ini membanjiri anak-anakmu, Ibu. Anak-anak berlumpur, bertelanjang kaki. di bawah semburat kelabu hari menjinjing…
Masihkah, Aku Mandar

Oleh Adi Arwan Alimin Aku ingin pulang Memandangi tumbaq layar Di rumah kita dengan tiang tanpa pasak Lama aku melanglang Mengangkangi benua Ingin menghitung kembali Seberapa sapaan juga senyum Yang kita tuai dari batang bambu tuak itu Aku ingin pulang…
Lontara’

Oleh Adi Arwan Alimin Ka Ga Nga Ka Aku terbata-bata Mengeja lampau Ca Ja Nya Nca Aku pun limbung Pada rundung kata Ya Ra La Aku tersedak Menelan sendawa Pa Ba Ma Mpa Terasa gelap menjadi Kunang-kunang Ta Da Na…
DAN AKU TERSENYUM KEPADAMU

: calon siswi akpol 1/ karena rona matahari melukis wajahmu. karena harum yasmin menyeruak dari jendela hatimu. karena binar mawar merekah dari genggaman tanganmu 2/ gadis-gadis serupa burung dara. tak ada nestapa yang menyekam bara. api cinta masih menyekat sisi…
MIMPI HIJAU

kebun yang lapang tanaman bersemi setiap hari
MAN ANTA?

ana l khalil, jawab ibrahim ana l kalim, jawab musa ana l ruh, jawab isa
WONOMULYO

Oleh: Adi Arwan Alimin Mereka bersama mimpi Pada lipatan masa Berduyun asa Di tanah Mandar kini Berpetak huma peladang Melintasi teluk Wajah ditekuk Terbayang selayang Bersuku-suku asalmu Melukis perjalanan Melewati nun Antara cakrawala Tibalah engkau dilampau Meniti jejak silam Di…