Tetaplah Konsisten Meskipun Kecil

Home » Tetaplah Konsisten Meskipun Kecil
Tetaplah Konsisten Meskipun Kecil
Advertisements

Oleh: Adi Arwan Alimin

Tahun terus berganti. Sejatinya jatah umurlah yang kian berkurang bagi setiap orang, atau mungkin bagi para pengusaha, dan orang-orang kreatif pergantian tahun akan selalu memiliki makna berbeda.

Ide-ide yang hebat ditambah kerja keras dan ketekunan lalu menjadi penentu pencapaian keberhasilan. Jika seseorang fokus dan konsisten, apa yang belum optimal dicapai tahun sebelumnya, tahun ini akan memacunya lebih laju menjalankan konsep. Daya tahan dan perkembangan pun sering diukur dari grafik tahunan.

Masa pandemi Covid ini memberikan hal yang sangat terbuka, dan kompetitif. Dari sisi lain pagebluk-19 itu ternyata menuang keterpaksaan agar setiap orang, komunitas bahkan negara harus melakukan adaptasi dan inovasi tinggi. Pandemi ini sungguh menguji daya tahan bisnis dan basis ekonomi. Penulis menyimak banyak keluhan tentang kepul dapur yang tergerus, namun juga mendengar atau melihat dari dekat semangat dan daya kreasi mereka yang luar biasa orang per orang.

Mereka yang tak menduga efek domino pandemi pada bulan-bulan awal masih kukuh memancang optimisme. Setelah enam berlalu bahkan hampir setahun ini, sejumlah orang merasa cukup terlambat menyadari bahwa pandemi covid yang tak pernah dibayangkan itu akan berlangsung sepanjang tahun.

Dari contoh paling dekat, penulis memiliki kolega yang beberapa bulan terakhir ini memancang daya kreasinya dalam mengubah lahan tidur menjadi hamparan bawang merah. Itu cara yang dilakukan untuk menyiasati efek pandemi yang baginya sebuah jalan untuk membuka lahan lebih luas lagi. Panen bawang perdana ini terbilang sukses.

Contoh lainnya, bagaimana sebagian orang kini hampir semua memiliki toko, tentu saja bukan lapak sebagaimana yang dijajar di pasar tradisional. Tetapi jual-beli mengandalkan pertemuan berupa marketplaace yang terintegrasi pada platform digital. Tahun 2020 telah mengirimkan siklus penting dalam kehidupan kita, tak hanya dari sisi pasar maya yang menihilkan pertemuan-pertemuan komunitas di pasar selama ini tetapi juga pada sektor pendidikan, yang sepertinya kembali akan berlangsung daring Januari ini.

Dalam menghadapi semua ini, tonggak 2021 mestinya dijadikan sebagai sebuah resolusi penting. Setiap orang sebaiknya menetapkan apapun yang akan menjadi target pencapainnya. Awal tahun seperti ini rasanya lebih pas menggariskan misi yang jelas dan konkret, sesuatu yang spesifik. Misalnya ide untuk menabung lebih banyak tahun ini tak menunjukkan spesifikasi, kecuali anda menyebutkan sebuah angka secara nyata, jelas dan terukur.

Kita tentu masing-masing memiliki impian atau visi yang hendak diraih. Sebagai target yang dituju hal spesifik itu mesti bersifat achevable atau dapat dicapai. Apakah apapun itu bakal tercapai tentu saja sangat tergantung dari target yang sungguh-sungguh, atau fokus. Bila poin telah dilakukan kemungkinannya sangat besar berhasil. Sepanjang cita itu tidak dibangun dari tren semata apalagi kehendak orang lain, dan tak berani membuat batas atau tempo.

Bolehkah kita memasang target tertentu dalam setiap tahun? Rasanya boleh saja. Dalam Hadist Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menyebut, Perbuatan yang paling dicintai Allah adalah yang paling konsisten, meskipun kecil. (Riwayat Bukhari dan Muslim), dinukil dari republika.co.id.

Ini menunjukkan bahwa menetapkan tujuan atau target itu boleh, namun harus dilakukan secara konsisten, sekecil apapun, dan sabar. Paling tidak itu akan kita maknai sebagai cara memotivasi diri dalam mencapai cita-cita atau tujuan. Terutama bahwa impian atau target itu relevan atau sesuai dengan kemampuan pribadi, sebab kita tidak mungkin meraih kesuksesan bila dari sisi internal dari awal merasa tak sanggup.

Sebuah riset yang diterbitkan Journal of Clinical Psychology menyebut, 46 persen orang yang membuat resolusi pada tahun yang dijalani dapat berhasil. Separuh dari itu disebutkan gagal. Studi yang penulis kutip dari liputan6.com ini juga melibatkan non-resolver, orang-orang yang tidak menetapkan resolusi tahun baru, tetapi memiliki tujuan yang ingin dicapai tahun itu. Faktanya, hanya empat persen non-resolver yang mencapai tujuan mereka. Hasil yang suram dibanding mereka yang membuat target.

Tahun 2021 membutuhkan kesiapan mental untuk mengubah kebiasaan, tidak perlu berpikir untuk langsung membuat perubahan yang sangat besar. 1000 langkah selalu dimulai dari langkah pertama yang menjalani tahap demi tahap. Tidak ada orang yang dapat langsung sukses begitu saja. Ini juga menuntut kita tetap realistis dan bersungguh-sungguh.

Bila ada pertanyaan tentang apa yang ingin anda capai? Pikirkan saja hal penting, dan memiliki arti mendalam bagi orang-orang di sekitar anda. Sebab kita tak mesti menjadi orang lain. Konsisten saja.

PadangBulan, 3 Januari 2020

error: Content is protected !!